BLOG.FISELLA: Tips
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2023

9 Tips Mendapatkan Inspirasi dalam Membuat Lagu

 


Membuat lagu sendiri seolah menjadi titik pencapaian seorang musisi. Karya original sering dikaitkan dengan karakter dari seorang musisi yang unik sehingga berbeda dengan musisi lainnya. Pernah nggak kalian pengen membuat lagu sendiri tapi nggak tau inspirasinya dari mana? Pada artikel kali ini mimin bakal ngebagiin 9 tips buat nemuin inspirasi dalam membuat lagu

Sabtu, 21 Januari 2023

Sabtu, 17 Desember 2022

Ingin Live Streaming? Ini Alat & Biaya Audio yang Dibutuhkan

Ingin Live Streaming Ini Alat & Biaya Audio yang Dibutuhkan

Orang yang melakukan live streaming biasanya disebut sebagai streamer. Streamer membutuhkan perlengkapan yang memadai untuk dapat melakukan live streaming. Ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan untuk dapat memulai live streaming. Lantas alat apa saja dan berapa saja biaya yang dapat dikeluarkan untuk melakukan live streaming?

Rabu, 07 Desember 2022

Selasa, 06 Desember 2022

Tips Efektif Belajar Membaca Not Balok untuk Pemula

 

Tips Cepat Membaca Not Balok untuk Pemula blog fisella peterdevriesguitarcom fisellacom fisellamusiccourse fisella

Di Indonesia bagi sebagian besar musisi amatir, membaca not balok merupakan hal yang cukup rumit, sehingga banyak dari mereka yang memilih untuk mempelajari musik dengan not angka, atau bahkan dengan tidak mempelajari notasi sama sekali. Beberapa dari kita yang mendalami musik akhirnya memutuskan untuk belajar membaca notasi balok karena ingin lebih profesional. Pertanyaan yang sering ditanyakan kepada saya adalah bagaimana cara belajar not balok dengan cepat dan mudah untuk pemula? Pada artikel kali ini saya akan memberikan beberapa tips untuk belajar membaca not balok dengan lebih cepat dan mudah.

Senin, 03 Oktober 2022

Jumat, 23 September 2022

Selasa, 06 September 2022

Kamis, 05 Mei 2022

Tips Rekaman Instrumen dengan Microphone, Dengar & Tentukan Sweet Spot

  

fisella music production fl studio course kursus fl studio kursus micing mastering les fl studio les micing mastering les music production kursus music production

Halo musician, artikel kali ini akan membahas sebuah tips rekaman dengan menggunakan microphone. Baik dalam merekam instrumen atau vokal, microphone jelas masih dapat diandalkan walaupun saat ini banyak sekali instrumen yang dapat direkam secara direct. Kepuasan dari hasil rekaman membuat seorang produser musik mempertimbangkan perekaman dengan microphone walaupun terkadang harus merogoh kantong lebih. Namun penggunaan instrumen tidak semudah yang dibayangkan oleh seorang pemula. Banyak yang berpikir jika dengan microphone condenser instrumen yang direkam akan menjadi sangat baik, namun hasilnya ternyata duluar ekspektasi dan menyebabkan beberapa dari pemula menjadi putus asa. Tim Fisella akan memberikan tips rekaman yang penting buat kalian yang sedang memulai perekaman dengan microphone untuk memaksimalkan proses rekaman teman-teman sekalian.

Senin, 27 September 2021

Gimana Cara Membuat Cheerful Music? Simak Langkah-langkah Berikut!

 


Pesan dan suasana yang tergambar dari sebuah musik pasti berbeda-beda. Ada musik yang menggambarkan kegembiraan, kesedihan, kebingungan, ketakutan, dan kemarahan. Unsur dan perlakuan setiap suasana dalam musik tidak bisa dipukul rata. Misalnya, untuk membuat musik yang menggambarkan kegembiraan, kita cenderung menggunakan tempo yang cepat dalam tonalitas mayor, sedangkan untuk membuat musik yang menggambarkan kesedihan, kita cenderung menggunakan tempo yang lambat dalam tonalitas minor (meskipun dalam beberapa kasus juga bisa menggunakan tonalitas mayor). Nah, dalam artikel kali ini, saya akan membagikan beberapa langkah untuk membuat musik yang bersuasana riang (cheerful music). Yuk, kita simak!

1. Membuat melodi

Cheerful music identik dimainkan dengan tempo yang cepat dalam tonalitas mayor. Buatlah melodi dalam tonalitas mayor, untuk menggambarkan suasana cheerful. Membuat melodi tidak harus menjadi langkah pertama untuk dilakukan. Kamu juga bisa mencari chord terlebih dulu, baru kemudian mencari melodi berdasarkan chord yang kamu gunakan. Tips untuk membuat melodimu lebih menarik dapat dilihat di artikel ini Buat Melodimu Lebih Menarik dengan Cara Ini - Non Chord Tones - Bagian Pertama - Gerakan Melangkah, dan Buat Melodimu Lebih Menarik dengan Cara Ini - Non Chord Tones Bagian Kedua - Gerakan Melompat dan Lainnya. Contoh melodi yang saya buat adalah sebagai berikut.

2. Menentukan chord

Tentukan chord yang cocok untuk mengiringi melodi yang sudah kamu buat (jika kondisi kamu mencari melodi terlebih dulu). Dengan bermodalkan 4 chord saja, kalian bisa membuat banyak lagu, lho! Apa saja ya chord-nya? Teman-teman bisa cek di Hanya bermodalkan 4 Akor, kalian dapat menciptakan banyak lagu!. Selain menggunakan 4 chord dasar, kalian bisa mevariasi progresi chord agar lebih menarik. Contoh chord yang saya gunakan untuk melodi sebelumnya adalah sebagai berikut.

2.   3. Membuat sketsa musik

Setelah  mendapatkan melodi beserta chord-nya, buatlah sketsa atau gambaran musik seperti apa yang ingin kalian buat, sesuai dengan kreativitas kalian masing-masing. Kalian bisa memainkannya di piano, gitar, atau instrumen musik yang lain. Jangan lupa rekam sketsa musik kalian agar tidak lupa, ya!  Pada contoh berikut, saya membuat sketsa musik dari melodi dan chord yang sudah saya buat sebelumnya, dengan menggunakan block chords yang dimainkan secara staccato, agar suasana cheerful lebih tergambarkan.

3.   4. Menentukan instrumentasi

Nah, setelah membuat sketsa lagu, tentukan instrumen musik apa saja yang ingin kalian gunakan. Beberapa instrumen yang biasa digunakan untuk membuat cheerful music diantaranya piano, glockenspiel, marimba, xylophone, piccolo, flute, clarinet, dan harmonica. Kemudian, tentukan fungsi atau peran tiap instrumen dalam musik. Misalnya, kembali pada contoh sebelumnya, saya akan menggunakan piano untuk memainkan melodi dan iringan, glockenspiel yang sesekali men­-double melodi, strings sebagai iringan yang dimainkan secara pizzicato pada bagian awal lagu, lalu violin dan viola yang dimainkan secara arco di bagian pengulangan agar musik lebih bervariasi. Hasilnya adalah sebagai berikut.

Membuat musik tentu merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Kita bisa bebas berekspresi dan menuangkan apa isi hati kita melalui musik. Bagi teman-teman yang tertarik untuk belajar membuat dan menulis musik lebih dalam, silahkan kunjungi halaman ini Fisella Music Production Course. Selain itu, Fisella Music juga menyediakan layanan Original Music ProductionCorporation Music Production | Jingle & March, dan Song Cover Production untuk kebutuhan produksi musik teman-teman. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Sumber foto: unsplash.com

Senin, 20 September 2021

Mau Buat Melodi yang Memorable? Ini Tipsnya!

 


Menulis lagu merupakan salah satu cara kita mengungkapkan perasaan yang terkadang tidak bisa disampaikan lewat kata-kata. Senang, sedih, marah, kecewa, semua bisa disampaikan ke pendengar melalui alunan musik yang kita buat. Menulis lagu bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Untuk kamu yang tertarik menulis lagu, kamu bisa baca langkah-langkahnya di artikel Ragu Menulis Lagu Sendiri? Simak Langkah-langkahnya! (Bagian 1).

Pesan dan emosi yang tersampaikan dari suatu lagu tidak terlepas dari pengaruh lirik, melodi, progresi akor, dan iringan musik yang digunakan. Dalam artikel ini, saya akan membahas tentang penggunaan melodi dalam lagu. Sebenarnya, melodi itu apa, sih? Melodi adalah rangkaian nada dengan pengaturan tinggi-rendahnya pitch dan nilai not (ritme), yang membentuk kalimat dalam sebuah lagu. Melodi menjadi salah satu aspek yang membuat sebuah lagu menjadi memorable. Kita bisa lihat contohnya pada lagu Lady Gaga yang berjudul “Bad Romance”, dimana melodi yang berlirik “Rah, rah-ah-ah-ah, Roma, roma-ma, Gaga, ooh-la-la”, yang menggunakan melodi sederhana yang diulang-ulang, membuat melodinya menjadi sangat memorable bagi kita sebagai pendengar.

Sebelum membahas tips untuk membuat melodi lagu yang memorable, kita bahas dulu cara untuk  membuat melodi lagu, yuk!

Berdasarkan Tangga Nada

Cara yang pertama adalah menggunakan nada-nada dari suatu tangga nada. Sebagai contoh, tangga nada yang digunakan adalah E mayor, maka kita bisa menggunakan nada E, F#, G#, A, B, C#, dan D# sebagai melodi. Jika tangga nada yang digunakan adalah a minor, kita bisa menggunakan nada a, b, c, d, e, f, dan g sebagai melodi.

Berdasarkan Akor

Cara yang kedua adalah menggunakan nada-nada dari suatu akor. Sebagai contoh, akor yang sedang digunakan pada suatu bagian lagu adalah G mayor, maka kita bisa menggunakan nada G, B, dan D sebagai melodi. Jika akor yang sedang digunakan adalah b minor, maka nada b, d, dan f# bisa menjadi opsi untuk dijadikan melodi.

Nah, setelah membahas cara membuat melodi lagu, sekarang kita akan membahas tips-tips untuk membuat melodi lagu yang memorable, yaitu sebagai berikut.

1.    Keep it simple

Buatlah melodi yang simple dan tidak terlalu rumit. Estetika suatu lagu tidak didasarkan pada tingkat kerumitan melodi. Melodi yang rumit belum tentu dapat lebih diterima dibandingkan melodi yang simple. Melodi yang cenderung sederhana akan memudahkan pendengar untuk mencerna dan mengingat melodi.

2.    Repetisi Melodi

Salah satu tips untuk membuat melodi lagu memorable adalah dengan merepetisi melodi tersebut. Sebagai contoh, kita lihat kembali lagu Lady Gaga yang berjudul “Bad Romance”, dimana bagian verse, chorus, dan bridge menggunakan repetisi melodi sebelumnya. Melodi yang digunakan cenderung pendek dan tidak begitu rumit, sehingga memudahkan pendengar untuk mencerna dan mengingatnya. Untuk lebih jelasnya, lihat penjelasan singkat dibawah ini (warna yang sama menandakan repetisi melodi).

Repetisi melodi juga bisa kita kembangkan dengan penambahan sedikit variasi, yang tentunya tidak merubah bentuk dari melodi sebelumnya. Variasi dapat berupa perubahan gerakan melodi, sedikit penggunaan nada lain, variasi ritme, dan penggunaan sinkopisasi.

 

Sama halnya seperti bermain musik, menulis lagu juga perlu latihan. Jika teman-teman tertarik untuk belajar menulis dan memproduksi lagu lebih dalam, teman-teman bisa kunjungi Fisella Music Production Course. Selain Fisella Music Production Course, Fisella Music juga menyediakan layanan Corporation Music Production | Jingle & March dan Original Music Production untuk kebutuhan produksi musik teman-teman. 


Referensi : masterclass.com, musixmatch.com

Foto         : unsplash.com

                    



Senin, 13 September 2021

6 Kesalahan Umum Saat Belajar Piano

 

Tidak ada kemampuan bermain musik yang didapatkan secara instan. Seorang musisi hebat sekalipun pasti sudah melalui proses panjang, sehingga kemampuan mereka dapat terbentuk sedemikian rupa. Dalam proses berlatih musik, kita tidak mungkin luput dari kesalahan, terutama saat pertama kali mempelajari suatu alat musik. Dalam artikel kali ini, saya akan menyebutkan 6 kesalahan umum yang tejadi saat belajar piano. Yuk, kita simak!

1.   POSISI TUBUH
Kesalahan umum yang pertama adalah posisi tubuh yang salah. Ketika bermain piano, tubuh harus dalam keadaan rileks, tidak tegang atau kaku, tidak membungkuk, pundak, lengan, dan pergelangan tidak kaku, serta posisi jari yang tidak terlalu datar tapi juga tidak terlalu melengkung, seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.


      Meskipun terdengar sepele, tapi hal ini sangat mempengaruhi kualitas permainan kita, lho!

1. MENGANDALKAN PENOMORAN JARI UNTUK MEMBACA NOT
    Mengandalkan penomoran jari untuk membaca not adalah hal yang salah. Contohnya ada pada gambar berikut.


Not yang tertulis pada gambar diatas adalah C-D-E-F-G yang dimainkan berurutan, dengan jari 1 pada C, jari 2 pada D, dan seterusnya. Jangan memakai penomoran jari untuk membaca not, karena fungsi penomoran jari bukan sebagai alat atau petunjuk untuk membaca suatu not, tapi sebagai panduan untuk mempermudah kita dalam mengatur posisi-posisi jari agar teratur dan tidak ruwet.

MEMBIARKAN KESALAHAN
Seperti salah satu poin yang disebutkan dalam artikel Sudah Rajin Latihan Piano Tapi kok Gini-gini Aja?, melatih suatu lagu tapi membiarkan kesalahan adalah hal yang sia-sia. Terkadang, kita masih terbawa keinginan untuk menyelesaikan lagu dalam waktu singkat, “yang penting jadi”, dan kemudian membiarkan kesalahan-kesalahan yang terjadi. Satu hal yang harus kita ingat adalah segala sesuatu butuh proses. Jika kita mau kemampuan kita semakin baik, maka kita harus mau berproses dan memperbaiki kesalahan-kesalahan, sehingga kualitas permainan kita dapat meningkat. Ingat ya teman-teman, utamakan kualitas daripada kuantitas!

LANGSUNG BERMAIN DENGAN TEMPO CEPAT
Memainkan lagu langsung dengan tempo cepat adalah suatu hal yang harus dihindari. Hal ini akan menyulitkan kita untuk memperhatikan detail-detail kecil dalam lagu, sehingga kualitas permainan pun terganggu. Latihlah lagu dengan tempo lambat terlebih dulu, kemudian naikkan temponya sedikit demi sedikit apabila kita sudah menguasai permainan dalam tempo sebelumnya, sehingga detail-detail kecil dalam lagu dapat lebih diperhatikan.

MELIHAT TANGAN TERLALU SERING
Seperti yang sudah disebutkan dalam artikel Masih Kesulitan Sight-reading? Ini Tipsnya!, melihat tangan terlalu sering akan mengganggu konsentrasi kita. Sebaliknya, fokuskan pandangan pada partitur, karena sebenarnya tangan kita memiliki muscle memory, yang memungkinkan kita untuk membunyikan nada dengan benar tanpa melihat tuts sekalipun. Boleh saja melihat tangan sesekali, apalagi dalam kasus loncatan nada yang agak jauh, tetapi jangan sampai hal ini mengganggu konsentrasi kita.

MENGESAMPINGKAN TEORI MUSIK
Sebelum mulai berlatih piano, wajib bagi kita untuk memahami teori musik dasar seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel 5 Hal yang Harus Kalian Ketahui Sebelum Membaca dan Menulis Notasi Balok!. Teori musik bagaikan fondasi sebuah bangunan, yang berarti fondasi kita dalam memahami musik. Bermain musik bukan hanya sekedar mendengar dan meniru, tapi juga mengenai pemahaman atas apa yang kita mainkan. Teori musik dasar meliputi nama not, nilai not, time signature, key signature, tangga nada, dan penggunaan tanda aksidental.
 
Latihan musik membutuhkan niat, usaha, dan waktu yang tidak sedikit. Kemampuan bermusik tidak bisa didapatkan secara instan, tetapi membutuhkan proses panjang yang tentunya disertai dengan kesalahan-kesalahan. Satu hal yang perlu kita ingat, bahwa kesalahan merupakan hal yang wajar, karena justru dari situ kita tahu kekurangan kita dan tahu apa yang perlu diperbaiki, sehingga permainan musik kita menjadi semakin baik.  Bagi teman-teman yang tertarik untuk belajar musik, dapat kunjungi Fisella Music CourseFisella Music akan membantu dan mendampingi teman-teman untuk mengenal musik lebih dalam. Tetap SemangArt, dan happy practicing!

Referensi      : skoove.com
Sumber foto : unsplash.com

Tips

Komposisi Musik

Guitar Presets