BLOG.FISELLA®: Pengetahuan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Maret 2024

Kamis, 14 Maret 2024

Inilah Alasan Mengapa Musik Bisa Menjadi Terapi


Saat ini musik menjadi sebuah medium untuk penyembuhan beberapa penyakit terutama yang berkaitan dengan otak dan saraf. Terapi musik menggunakan kemampuan musik untuk dapat meningkatkan kesejahteraan seseorang. Terapi ini merupakan alternatif disamping konseling atau terapi perilaku kognitif (CBT). Terapis musik akan menggunakan respons dan koneksi seseorang terhadap musik untuk mendorong perubahan positif dalam suasana hati dan pola pikir mental secara keseluruhan. Terapi musik dapat dikatakan sebagai metode perawatan yang meningkatkan kesehatan fisik dan mental individu. Terapi ini mengombinasikan musik, obat, dan psikologi. 

Jumat, 01 Maret 2024

Seri Kenal Komposer #1 : Jean Sibelius



Bagi sebagian orang yang tertarik dengan musik barat pasti sudah tidak asing lagi ketika mendengar nama Mozart atau Beethoven. Apalagi ketika musik Mozart dipercaya bisa mempengaruhi kecerdasan anak. Repertoar dari Mozart dan Beethoven juga sering menjadi bahan pembelajaran ketika belajar musik. Namun sebetulnya masih banyak komposer musik barat yang karyanya tidak kalah indah dari Mozart dan Beethoven. 

Kamis, 25 Januari 2024

5 Komposer Musik Barok yang Harus Kamu Tahu!


Musik klasik barat terbagi ke dalam beberapa periode. Barok merupakan salah satu periode dalam musik Barat. Periode barok terdapat pada abad 17 -18 M. Musik Barok memiliki keunikan bila dibanding dengan musik pada periode lain yakni penggunaan kontrapung dan tekstur polifoni. Kontrapung singkatnya adalah suara yang bergerak berlawanan sedangkan polifoni adalah tekstur musik dimana ada banyak suara yang dibunyikan pada satu ketukan. Musik periode barok sangat baik untuk berlatih koordinasi tangan kanan dan kiri pada piano begitu juga pada gitar. Selain itu musik barok juga baik untuk melatih interpretasi terhadap melodi untuk menentukan dinamika dan ekspresi. 

Kamis, 11 Januari 2024

4 Rekomendasi Repertoar Gitar Klasik Untuk Pemula (1)


Repertoar klasik memiliki berbagai tingkat kesulitan mulai dari yang rendah hingga tinggi sehingga membutuhkan kemampuan yang berbeda-beda. Untuk dapat memainkan repertoar dengan tingkat kesulitan yang tinggi, tentu seseorang harus melewati tahap memainkan repertoar dengan tingkat kesulitan rendah. Tak jarang, hal ini menjadi masalah bagi pemula. Bagi sebagian orang khususnya yang tidak belajar musik secara formal atau otodidak, menemukan repertoar yang sesuai dengan kemampuan bukanlah hal yang mudah. Apabila memilih repertoar yang dengan kesulitan yang terlalu tinggi maka akan ada sebuah gap atau kesenjangan antara kebutuhan teknik untuk bermain dan pengetahuan si pemain. Oleh karena itu, penting sekali untuk memilih repertoar yang sesuai agar dapat berfungsi untuk mengembangkan skill bermain. 

Minggu, 10 Desember 2023

Perspektif Lain untuk Menguasai 7 Modes dalam Gitar

 

Pernahkah kalian mempelajari modes dan sudah berusaha keras untuk berlatih setiap hari selama bertahun-tahun tetapi masih belum memahami cara menggunakannya? Kalian bahkan mungkin tidak tahu cara mengidentifikasinya, saya sarankan teman-teman memahaminya dengan cara lain. Pertanyaannya adalah, metode seperti apa yang sebaiknya digunakan? Jawaban sederhananya adalah Metode Fix-Do.

Kamis, 07 Desember 2023

Ini Cara Memperpanjang Nada Menurut Ilmu Harmoni!

Saat belajar musik, Anda tidak hanya belajar bagaimana memainkan alat musik namun juga beberapa teori musik. Pernahkah Anda mendengar sebuah musik yang indah sehingga Anda menyebutnya dengan “musik yang harmonis”? Dalam musik terdapat ilmu harmoni. Ilmu harmoni pada dasarnya adalah ilmu untuk mempelajari bagaimana menyusun nada-nada. Salah satu hal yang dipelajari dalam ilmu harmoni adalah bagaimana memperpanjang nada. Nada-nada panjang biasanya digunakan untuk memberikan efek menunggu dan membangun emosi gelisah dan penasaran.

Kamis, 02 November 2023

Perlu Tahu! Ini bedanya Vokal Klasik dan Pop!


Dalam dunia musik, vokal adalah salah satu elemen penting yang bisa menjadi tanda untuk membedakan genre. Karakteristik vokal penyanyi pop pasti berbeda dengan penyanyi jazz misalnya. Hal ini juga terjadi dalam vokal klasik. Karakteristik vokal penyanyi klasik sangat unik dan dapat dibedakan dari genre lainnya. Meskipun begitu, fungsi vokal dalam konteks hiburan kurang lebih sama yaitu untuk menyampaikan pesan dari lagu yang dinyanyikan. Lalu, apa saja perbedaan antara vokal klasik dan pop? Simak artikel berikut ya!

Vokal klasik sebetulnya adalah vokal tradisional yang akarnya adalah opera musik klasik Eropa. Opera adalah pertunjukkan semacam drama musikal yang dimainkan oleh orang-orang jaman dulu di belahan bumi Eropa. Para pemain opera biasanya berdialog dengan cara menyanyikannya. Opera tidak lepas juga dari musik instrumental. Nah, vokal klasik ini memiliki keunikan. Di Indonesia sendiri, kita mengenal dengan istilah seriosa. Dalam vokal klasi, teknik pernapasan adalah hal yang sangat penting. Penyanyi vokal klasik dilatih untuk menguasai teknik pernapasan yang mendalam dan kontrol pernapasan yang ketat. Hal ini dimaksudkan agar para penyanyi dapat menghasilkan nada yang kuat dan tahan lama tanpa kehilangan kualitas suaranya. Dalam praktik vokal klasik, jarang sekali penyanyi menggunakan mikrofon. Penyanyi vokal klasik memang dilatih untuk bisa memproyeksikan suara ke seluruh ruangan konser. Mereka biasanya memanfaatkan akustik ruangan. Lebih menariknya lagi, penyanyi vokal klasik biasa menyanyikan lagu-lagu dalam bahasa asing seperti Italia, Prancis, Jerman, dan lain-lain. Oleh karena itu, mereka perlu mempelajari pengucapan setiap kata dalam bahasa asing tersebut. Penyanyi klasik juga biasanya memiliki rentang suara yang luas. 

Vokal pop memiliki perbedaan yang cukup mencolok apabila dibandingkan dengan vokal klasik. Vokal pop adalah bentuk vokal modern yang ditemui dalam berbagai genre musik populer misalnya rock, R&B, dan sebagainya. Penyanyi pop biasanya menggunakan mikrofon untuk memperkuat dan memproyeksikan suara mereka. Teknik ini memungkinkan penyanyi untuk menciptakan nuansa vokal yang berbeda. Penyanyi pop juga cenderung ekspresif dan fleksibel dalam penampilan mereka. Mereka dapat menggunakan teknik seperti vibrato, falsetto, dan dan teknik lainnya ketika bernyanyi. Banyak lagu pop yang diproduksi dalam suatu negara, oleh karena itu tidak sulit bagi penyanyi pop untuk mencari lagu dalam bahasa asli mereka. Penyanyi pop juga banyak menggunakan efek vokal digital dalam rekaman atau pertunjukan mereka. 

Baik vokal klasik maupun vokal pop sama-sama memiliki keunikan dan perlu latihan rutin. Buat kamu yang penasaran dan ingin mencoba belajar vokal, kamu bisa bergabung di Fisella Music Course. Nggak perlu repot, karena kamu tutor Fisella bisa datang ke rumah kamu. Belajar musik jadi mudah karena di rumah aja! 

Kursus Musik Private Jogja
Guru Datang Ke Rumah Murid

Kursus Musik Jogja - Kursus Gitar Jogja - Kursus Piano Jogja - Kursus FL Studio - Kursus Musik Private Jogja - Kursus Gitar Private Jogja - Kursus Piano Private Jogja - Kursus Musik Online


Halo Jogja dan sekitarnya, pengen belajar musik private dengan guru yang profesional? Yuk Join Fisella Music Course, kursus musik home service jogja dan online. Kalian bisa pilih kelas Gitar Klasik, Gitar Elektrik, Gitar Akustik Pop, Piano Klasik, Piano Pop, Music Production, dan lainnya. Kursus musik di Fisella Music Course Jogja sangat murah loh. Mulai dari Rp 375.000 per bulan kalian sudah bisa belajar dengan mentor dan materi belajar terbaik. Ayo gabung bareng 100+ murid kami lainnya. Klik disini untuk melihat semua kelas di Fisella Music Course.


Kamis, 05 Oktober 2023

Piano Vs Gitar, Pilih yang Mana?


Piano dan gitar adalah dua instrumen yang cukup populer di masyarakat. Hal ini kemungkinan terjadi karena dua instrumen inilah yang paling sering digunakan untuk mengiringi lagu. Piano dan gitar memiliki banyak perbedaan baik dari segi fisik maupun teknik. Banyak orang memilih bermain gitar karena harga instrumen ini relatif murah apabila dibandingkan dengan piano. Namun, perbedaan kedua instrumen ini tidak berhenti di harga saja. Berikut ini beberapa perbedaan piano dan gitar. Simak artikel ini ya!

1. Partitur

Apabila Anda ingin belajar piano atau gitar klasik maka Anda akan menemukan perbedaan penulisan notasi dari kedua instrumen tersebut. Dalam piano, notasi dituliskan dalam bentuk dua staff atau disebut juga grand staff. Staff atas biasanya menggunakan treble clef dan merujuk pada permainan tangan kanan sedangkan staff bawah biasanya menggunakan bass clef dan merujuk pada permainan tangan kiri. Namun bisa juga tangan kiri memainkan nada-nada yang ditulis pada staff atas. Pada gitar klasik, penulisan notasi hanya menggunakan satu staff saja dengan treble clef, sehingga untuk melodi, bass, dna iringan ditulis dalam staff yang sama. Bagi pemula ini akan sangat membingungkan namun dengan latihan rutin maka pemain gitar akan terbiasa. Selain itu pada partitur piano klasik, setiap not menunjukkan tuts mana yang harus ditekan dengan jelas. Berbeda dengan gitar. Pemain gitar harus tahu not tersebut ada pada oktaf berapa lalu memutuskan senar dan bagian fret mana yang harus ditekan, sehingga untuk satu not pada gitar klasik dapat dimainkan dalam posisi tangan yang berbeda-beda. 

2. Tabulasi

Saat belajar gitar, terdapat notasi chord atau tabulasi. Tabulasi ini berbentuk angka dan huruf. Penggunaan tabulasi bisa sangat membantu pemain gitar yang tidak ingin belajar not balok. Sayangnya, piano tidak memiliki penulisan tabulasi seperti dalam gitar. 

3. Memainkan tangga nada

Pada piano, tangga nada bisa dimainkan dengan jari-jari secara berurutan namun pada gitar, memainkan tangga nada melibatkan perpindahan jari, fret, dan juga senar. Selain itu, dalam bermain gitar jari-jari tangan kiri harus bisa menekan senar dengan kuat agar bisa menghasilkan bunyi yang diinginkan. Bagi pemula, hal ini biasanya menjadi kendala karena menyebabkan rasa sakit pada ujung jari tangan. Namun apabila berlatih secara rutin maka pemain gitar akan terbiasa. 

4. Mobilitas

Banyak orang memilih belajar gitar karena gitar mudah dibawa kemanapun. Gitar juga memiliki banyak ukuran sehingga Anda bisa memilih gitar dengan ukuran kecil agar bisa dibawa dalam perjalanan. Meskipun begitu, gitar juga lebih rawan rusak. Usahakan agar gitar tidak terjatuh atau terkena benda keras lainnya, karena apabila body gitar retak atau pecah maka suara gitar akan menjadi sumbang. Berbeda dengan piano, instrumen ini lebih sulit dibawa dalam perjalanan karena ukurannya yang cukup besar. 


Gitar dan piano memiliki banyak perbedaan, namun dua-duanya begitu asyik untuk dimainkan. Baik belajar piano maupun gitar sama-sama membutuhkan kerja keras dan konsistensi. Jangan ragu untuk pilih instrumenmu sekarang dan bergabung dengan kami di Fisella Music Course! 

Kursus Musik Private Jogja
Guru Datang Ke Rumah Murid

Kursus Musik Jogja - Kursus Gitar Jogja - Kursus Piano Jogja - Kursus FL Studio - Kursus Musik Private Jogja - Kursus Gitar Private Jogja - Kursus Piano Private Jogja - Kursus Musik Online


Halo Jogja dan sekitarnya, pengen belajar musik private dengan guru yang profesional? Yuk Join Fisella Music Course, kursus musik home service jogja dan online. Kalian bisa pilih kelas Gitar Klasik, Gitar Elektrik, Gitar Akustik Pop, Piano Klasik, Piano Pop, Music Production, dan lainnya. Kursus musik di Fisella Music Course Jogja sangat murah loh. Mulai dari Rp 375.000 per bulan kalian sudah bisa belajar dengan mentor dan materi belajar terbaik. Ayo gabung bareng 100+ murid kami lainnya. Klik disini untuk melihat semua kelas di Fisella Music Course.

Kamis, 28 September 2023

Susahnya Belajar Biola


Biola merupakan salah satu instrumen yang cukup menantang untuk dipelajari. Banyak orang bahkan berpedapat bahwa mempelajari violin lebih sulit daripada belajar gitar. Bukan tanpa sebab, dari segi posisi tubuh dan bentuk fisik instrumen, biola memang sangat berbeda dengan gitar. Kira-kira apa saja kesulitan yang menantang untuk pemain biola pemula? Yuk simak artikel berikut!

1. Tidak ada fret

Berbeda dengan gitar, biola tidak memiliki fret walaupun sama-sama stringed instrumen atau instrumen dengan senar. Seorang pemain biola harus mampu menekan senar pada posisi yang tepat untuk menghasilkan nada yang diinginkan. Hal ini tentu sangat menantang bagi pemain biola pemula karena harus membiasakan jari-jari pada posisi tertentu agar suara yang dikeluarkan tidak sumbang. Salah posisi sedikit saja maka nada yang dihasilkan tidak akan pas. Seringkali mentor akan membantu dengan menempelkan penanda pada fingerboard untuk membantu para pemula menemukan posisi yang tepat. 

2. Posisi tubuh

Hal lain yang menantang dari mempelajari biola adalah posisi tubuhnya. Banyak orang menganggap bahwa biola akan ditopang oleh tangan kiri padahal yang membuat posisi biola stabil adalah dagu. Selain itu dalam memainkan biola perlu ada koordinasi antar tangan kanan, pergelangan tangan, dan jari-jari tangan kiri. Ini tentu bukan hal yang mudah dan membutuhkan waktu untuk menguasainya. 

3. Menggesek senar dengan bow

Setelah tidak adanya fret dan fungsi dagu yang sangat penting, hal menantang lainnya saat belajar biola adalah bagaimana menggesek senar dengan bow. Setiap senar dalam biola dipasang dengan ketinggian yang berbeda namun perbedaannya sangat tipis. Pemain biola harus bisa menentukan arah bow-nya agar bow tidak menggesek senar lain yang tidak diinginkan. Hal ini sengat menantang bagi para pemula. Para pemain harus bisa menggesek senar dengan benar sebelum mulai mempelajari lagu. 

Selain tiga hal tersebut, masih banyak hal menantang lainnya ketika belajar biola karena permainan biola juga memiliki macam-macam teknik untuk menghasilkan suara yang berbeda. Lalu apakah biola bisa dipelajari secara otodidak? Semua instrumen dapat dipelajari secara otodidak, namun akan lebih baik apabila ada mentor yang mendampingi sehingga pembelajaran lebih terarah dan tentunya ada partner untuk berdiskusi. 

Untuk kamu yang ingin belajar biola, kamu bisa bergabung dalam Fisella Music Course. Di sini, kamu akan dibimbing oleh mentor profesional yang pastinya akan membuat proses belajarmu lebih menyenangkan. Kamu nggak perlu pergi kemanapun karena mentor yang akan datang ke rumahmu. Tunggu apalagi, gabung ke Fisella sekarang. 

Kursus Musik Private Jogja
Guru Datang Ke Rumah Murid

Kursus Musik Jogja - Kursus Gitar Jogja - Kursus Piano Jogja - Kursus FL Studio - Kursus Musik Private Jogja - Kursus Gitar Private Jogja - Kursus Piano Private Jogja - Kursus Musik Online


Halo Jogja dan sekitarnya, pengen belajar musik private dengan guru yang profesional? Yuk Join Fisella Music Course, kursus musik home service jogja dan online. Kalian bisa pilih kelas Gitar Klasik, Gitar Elektrik, Gitar Akustik Pop, Piano Klasik, Piano Pop, Music Production, dan lainnya. Kursus musik di Fisella Music Course Jogja sangat murah loh. Mulai dari Rp 375.000 per bulan kalian sudah bisa belajar dengan mentor dan materi belajar terbaik. Ayo gabung bareng 100+ murid kami lainnya. Klik disini untuk melihat semua kelas di Fisella Music Course.

Kamis, 14 September 2023

3 Jenis Notasi yang Dipakai Dalam Musik


Notasi musik adalah bagian yang perlu dipelajari bagi siapapun yang ingin belajar musik. Oleh karena unsur utama musik ialah bunyi, maka bunyi tersebut perlu dituliskan dalam lambang-lambang tertentu agar dapat dimengerti oleh orang lain dan dipraktikkan di kemudian hari. Ada berbagai macam notasi musik yang digunakan. Biasanya, musik barat menggunakan notasi balok sedangkan musik tradisional menggunakan notasi angka. Pengetahuan akan notasi musik sangat penting baik bagi akademisi maupun praktisi musik. Artikel ini akan memaparkan beberapa notasi musik yang kini dipakai. Simak penjelasan berikut!

Kamis, 03 Agustus 2023

Jenis Suara Alto yang Perlu Kamu Tahu!


Seringkali kita mendengar bahwa dalam paduan suara, suara laki-laki dibedakan menjadi tenor, baritone, dan bass sedangkan suara perempuan dibedakan menjadi sopran, mezzo sopran, dan alto. Dari klasifikasi tersebut, sebetulnya suara manusia masih dapat dikelompokkan menjadi lebih spesifik lagi. Pengelompokkan ini tentunya masih dalam ranah musik.