Perlukah Proses Mixing pada Proyek Musik yang Dibuat dengan Instrument Plugin? - BLOG.FISELLA®

Minggu, 05 Mei 2024

Perlukah Proses Mixing pada Proyek Musik yang Dibuat dengan Instrument Plugin?


Dalam industri musik modern, teknologi telah memungkinkan para musisi untuk menciptakan proyek musik mereka menggunakan plugin instrumen salah satunya VST (Virtual Studio Technology). Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah proyek musik yang menggunakan plugin instrumen VST memerlukan proses mixing yang intens seperti proyek musik yang merekam instrumen secara langsung. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita dapat melihat pandangan dari seorang ahli audio, seperti Dave Pensado.


Dave Pensado, seorang audio engineer yang pernah memenangkan grammy awards, telah berbicara tentang pentingnya proses mixing dalam produksi musik. Menurutnya, proses mixing adalah kunci untuk mencapai kualitas suara yang maksimal dalam sebuah rekaman. Meskipun proyek musik menggunakan plugin instrumen VST, Pensado menegaskan bahwa proses mixing tetap penting.


Salah satu alasan utama mengapa proses mixing tetap diperlukan adalah untuk mencapai keseimbangan suara yang optimal. Dalam proyek musik yang menggunakan berbagai jenis instrumen VST, ada potensi bagi suara-suaranya untuk saling bertabrakan atau terdengar tidak seimbang. Proses mixing memungkinkan seorang engineer suara untuk menyesuaikan volume, panning, dan EQ dari setiap elemen suara agar dapat berbaur secara harmonis.


Selain itu, proses mixing juga diperlukan untuk memberikan dimensi dan kedalaman pada suara. Meskipun plugin instrumen VST sering kali memiliki suara yang berkualitas tinggi, mereka mungkin kurang dalam aspek seperti kedalaman dan dimensi yang dapat dicapai melalui proses mixing. Melalui penggunaan efek seperti reverb, delay, dan spatial imaging, seorang engineer suara dapat menciptakan ruang akustik yang lebih luas dan menarik bagi pendengar.


Selain itu, proses mixing juga memungkinkan untuk pembentukan karakter suara yang unik. Meskipun plugin instrumen VST menawarkan berbagai preset suara yang berbeda, proses mixing memberikan kesempatan bagi seorang musisi atau produser untuk menciptakan identitas suara yang unik dan personal. Dengan menggabungkan teknik seperti penggunaan EQ, kompresi, dan saturasi, seorang engineer suara dapat membentuk suara yang unik dan mencerminkan visi artistik mereka.


Dengan demikian, meskipun proyek musik yang menggunakan plugin instrumen VST memiliki kualitas suara yang sangat baik, proses mixing tetap merupakan tahap yang penting dalam produksi musik. Pandangan dari seorang ahli audio seperti Dave Pensado menegaskan bahwa proses ini tidak boleh diabaikan, dan dapat membantu mencapai hasil akhir yang memuaskan dalam sebuah proyek musik.

Join Kursus Music Production - FL Studio - Mixing Mastering

Kursus FL Studio - Kursus Mixing Mastering - Kursus Music Production

Pengen belajar Music Production, FL Studio & Mixing Mastering? Join di Fisella Music Course. Dengan biaya mulai dari Rp 500.000 per bulan kalian bisa dapat pembelajaran dari instruktur yang profesional dengan berbagai benefit lainnya.

Kami telah mengajar 100+ murid dari seluruh Indonesia secara online sejak 2018


FREE Pendaftaran, FREE Modul tanpa syarat. Info lebih lengkap kunjungi website Fisella di www.fisella.com atau whatsapp ke admin Fisella di 085156423270.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda